Sistem deteksi penipuan, bagaimana cara kerjanya?


Anda harus waspada dengan berita penipuan yang terjadi di internet, bukan? Penipuan internet terjadi di berbagai bidang industri atau bisnis dan akan terus terjadi ketika pelaku menemukan kerentanan dalam sistem, karena tidak adanya atau kelemahan sistem keamanan yang diinstal pada sistem. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Solusinya adalah dengan menerapkan sistem pendeteksi penipuan.

Di sini administrator telah merangkum informasi untuk Anda.

  1. Apa itu sistem deteksi penipuan?
  2. Bagaimana cara kerja sistem pendeteksi penipuan?
  3. Penerapan sistem deteksi penipuan
  4. Manfaat menerapkan sistem deteksi penipuan

Apa itu sistem deteksi penipuan?

Sistem pendeteksi penipuan juga dikenal dengan nama lain. Siapa pun yang akrab dengan istilah ini dengan Deteksi dan pencegahan penipuan Dan sistem manajemen penipuan. Fungsi dari sistem ini adalah untuk memprediksi kemungkinan terjadinya kecurangan atau fraud dalam bisnis. Jenis penipuan yang dimaksud bisa berupa jual beli, pencurian identitas atau transaksi On line.

Ada banyak metode penipuan di Internet, misalnya mencuri kartu kredit atau akun dompet digital (e-wallet) dan belanja On line. Ada juga pencurian data pribadi melalui tautan phishing atau kode OTP. Kini, melalui penerapan FDS, bentuk-bentuk kecurangan tersebut dapat dideteksi dan dicegah.

Dengan kemampuan mendeteksi kemungkinan terjadinya fraud, kerugian dapat dicegah. Selain itu, ini dapat digunakan sebagai pedoman untuk menerapkan peraturan atau kebijakan tertentu, seperti: prosedur pencegahan atau penanganan penipuan, kiat pencegahan penipuan, dll.

Kutipan dari inovasi, Fraud Detection System (FDS) terutama dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. FDS untuk klien potensialJenis ini biasanya dilakukan pada Loan Creation System (LOS) dan e-KYC. Misalnya, prospek palsu, prospek bermasalah, dan karyawan yang menerima transfer uang dari prospek
  2. FDS untuk transaksi nasabah existingJenis ini biasanya dilakukan bersamaan dengan transfer dasar dan sistem perbankan. Misalnya transaksi kartu di dua tempat dengan perbedaan waktu yang singkat, ATM yang digunakan banyak kartu curian dalam waktu singkat, dan rekening yang tiba-tiba menerima kiriman uang dari beberapa sumber.

Bagaimana cara kerja sistem pendeteksi penipuan?

Pakar pencegahan penipuan dan Pemalsuan Dev Dhiman mengungkapkan beberapa hal dalam sistem ini. Sebagai informasi, beliau adalah Managing Director GGB APAC. Google Business Group adalah perusahaan yang berhubungan dengan PemalsuanDan kepatuhanVerifikasi identitas dan intelijen data.

Menurut Dave, sistem deteksi Pemalsuan Dapat meningkatkan efisiensi proses pembukaan rekening digital hingga 85 persen. Caranya adalah dengan menggunakan data identitas lokal. Identitas yang dimaksud berasal dari Dukcapil, DPJ, dan SLIK.

Dev memberikan contoh FDS di Google Business Group (GBG). Menurutnya, GGB sudah menerapkan perlindungan lapisan. Tujuannya tentu saja untuk memastikan keamanan identitas pelanggan saat membuka rekening secara online On line. Berikut langkah-langkah keamanannya:

  • Sistem deteksi penipuan segera dikeluarkan skor kredit digital. Sistem akan menganalisis data dari calon pelanggan. Mereka akan segera memeriksanya secara detail.
  • Sistem ini akan langsung memeriksa alamat email serta alamat IP perangkat klien. Tujuannya adalah untuk memeriksa apakah ada program seperti itu Perangkat lunak perusak atau Trojan Yang berbahaya.
  • Nomor telepon dan perangkat pelanggan juga akan langsung diperiksa. Tujuannya juga untuk memastikan tidak ada malware (malware).
  • Status pelanggan juga akan diperiksa dari data resmi pemerintah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa orang yang masuk adalah orang yang bersangkutan, bukan penjahat atau penipu, untuk memastikan itu bukan robot.

Penerapan sistem deteksi penipuan

1. Implementasi FDS di Giant Startup Gojek

Selain GBG, ternyata sistem pendeteksi penipuan juga diterapkan di Gojek. Menurut klaim perusahaan ojek On lineItu tingkat akurasi 98 persen!

Tujuan mengaktifkan sistem ini cukup spesifik. Yaitu dengan mencegah penipuan seperti permintaan palsu atau GPS palsu. Bahkan, Gojek bekerja sama dengan unit kejahatan dunia maya Metro Bulda Gaia. Selain itu, sistem ini juga menggunakan algoritma kecerdasan buatan tercanggih.

Jika pesanan palsu terdeteksi, sistem akan segera mengirimkan pesan ke mitra Gojek. Intinya jika permintaan palsu terus digunakan, mungkin saja kaki tangan Gojek akan ditindak. Terkait pengguna GPS palsu, pelakunya akan langsung ditegur, dididik dan dihukum.

Hal lain yang harus diwaspadai adalah mitra nakal Gojek. Jika Anda memiliki koneksi akun pelanggan dan kemudian memesan beberapa kali, Anda mungkin ketahuan. Jika demikian, dia mungkin terkena komentar Atau bahkan putusnya pasangan.

2. Implementasi FDS selama periode penawaran e-commerce

saya sebutkan dari MedTransSistem deteksi penipuan juga diterapkan untuk membantu melindungi pedagang dari upaya penipuan sekaligus meningkatkan keamanan transaksi pembayaran di platform pedagang. Dijuluki Aegis, FDS dirancang untuk memfasilitasi perubahan instan dan pembuatan aturan penipuan, untuk menangani serangan mendadak oleh penipu menggunakan kombinasi database daftar hitam pembayaran, lusinan risiko pembelajaran mesin, sinyal jaringan, dan mesin aturan yang sangat efisien. fleksibel. Sehingga dengan diterapkannya FDS, segala macam transaksi pembayaran bisa lebih aman dan terlindungi dari penipuan.

Manfaat menerapkan sistem deteksi penipuan

  1. Dapat digunakan di berbagai bidang industri atau komersial
  2. Mampu mendeteksi dan mencegah penipuan secara real time
  3. Mampu menangani data dalam jumlah besar (big data) dengan cepat
  4. Menyimpan data historis yang berguna untuk membuat peraturan baru
  5. Membantu industri menerapkan peraturan baru untuk mengatasi bentuk penipuan baru

Dengan meningkatkan sistem keamanan dalam transaksi online, kepercayaan konsumen terhadap belanja online juga akan meningkat. Hal ini dapat membantu pertumbuhan industri khususnya e-commerce di Indonesia untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi-inovasi baru

Selain mengetahui sistem pendeteksi penipuan, Anda juga harus mengetahui cara melaporkan penipuan online yang terjadi. Selain melapor ke pihak berwenang, pastikan juga melaporkannya di di sini. Dengan cara ini, Anda dapat membantu orang lain menghindari penipuan. Semakin banyak orang yang tahu tentang triknya, semakin baik. Pelaku penipuan akan berpikir dua kali sebelum melakukannya lagi.

Tahukah Anda contoh sistem pendeteksi penipuan? Share pengalaman dan informasi kamu di kolom komentar ya?

Terima kasih dan semoga bermanfaat!

sumber: MedTransDan inovasi

Baca juga: Belanja online tapi takut ditipu? Baca ini sekarang!