Peringatan! Maraknya Akun Twitter Palsu Catut Bank BRI


Twitter merupakan salah satu media sosial yang paling berpengaruh untuk menyebarkan informasi. Selain menjadi wadah bagi pengguna untuk mengadu, Twitter juga memanfaatkan para pelaku usaha, lembaga pemerintah, dan perbankan untuk memberikan informasi dan menampung aspirasi. Namun, belakangan ini pengguna dihebohkan dengan munculnya rekening-rekening yang mengaku sebagai Bank BRI. Apakah benar rekening ini merupakan rekening resmi dari Bank BRI?

Berikut informasi yang perlu Anda ketahui tentang akun palsu di Twitter Bank Catut BRI.

  1. Akun Bank BRI palsu muncul di Twitter
  2. Penipuan layanan konsumen

Akun Bank BRI palsu muncul di Twitter

Akun BRI palsu ini sudah muncul di Twitter sejak November 2020. Twitter dengan username @BRI_ID1, sekilas terlihat seperti akun Twitter resmi Bank BRI. Status atau tweet yang dibuat di akun ini menggunakan frasa dan aturan yang mirip dengan akun resmi BRI dengan centang biru (diverifikasi) Yaitu BANKRI_ID. Bedanya, akun palsu ini mengajak nasabah Bank BRI berkomunikasi lewat WhatsApp. aneh bukan?

Profil akun BRI palsu dengan username @BRI_ID1 ini juga memiliki slogan yang mirip dengan akun Twitter resmi Bank BRI, yaitu: “LAYANAN DENGAN SEGALA HATI/PT BANK RAKYAT INDONESIA”.

Akun @BRI_ID1 ini tidak memiliki pengikut, tetapi jumlah pengikutnya adalah 10 akun, di antaranya akun Twitter resmi Presiden Republik Indonesia @jokowi, akun NajwaShihab, dan akun resmi @FiersaBesari.

Namun nyatanya, tidak hanya akun @BRI_ID1, masih banyak akun palsu mengatasnamakan Bank BRI di Twitter. Oleh karena itu, sebagai pengguna Twitter atau nasabah Bank BRI hendaknya selalu berhati-hati ketika hendak menyampaikan pengaduan atau pengaduan ke akun Twitter Bank BRI karena rentan terhadap penipuan berkedok layanan konsumen.

Penipuan berkedok layanan konsumen yang mengatasnamakan Bank BRI

Layanan konsumen atau biasa disebut Pelayanan pelanggan Penyedia layanan ini memang sudah dibentuk untuk memenuhi aspirasi atau keluhan konsumen. Sehingga aspirasi yang telah terinternalisasi dapat dijadikan bahan evaluasi bagi provider untuk terus berinovasi.

Status penipuan berkedok akun layanan konsumen ini sudah biasa terjadi di kalangan pengguna media sosial. Meski jenis penipuan ini memiliki motif atau pola yang sama, namun kenyataannya masih banyak korbannya. Dari waktu ke waktu, penipuan jenis ini sering muncul di media sosial seperti Facebook, Twitter dan WhatsApp.

Penipuan berkedok akun layanan konsumen juga mengemuka di Twitter atas nama Bank BRI. Biasanya, scammers membuat akun pengaduan resmi untuk menipu calon korban. Akun layanan pelanggan palsu ini digunakan untuk mencari tweet atau kasus dengan keluhan dari konsumen, kemudian scammer menanggapi tweet/status dan menyamar sebagai akun layanan pelanggan resmi untuk memberikan bantuan. Setelah berhasil menarik perhatian korban, scammer akan meminta informasi pribadi atau memberikan link untuk mendapatkan data pelanggan yang kemudian meretas akun korban.

Penipuan berkedok akun layanan konsumen ini telah dibahas sebelumnya. Anda dapat membaca informasi lebih lanjut di sini.

Munculnya akun-akun palsu dengan status akun layanan konsumen di media sosial, membuat kita lebih berhati-hati di media sosial. Jangan sampai informasi penting yang tersimpan di akun media sosial kita diretas dan digunakan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, Anda dapat memeriksa terlebih dahulu nomor rekening dan nomor telepon tujuan di sini. Dengan begitu, Anda bisa lebih aman dan terhindar dari penipuan online yang ada di media sosial dan platform lainnya.

Apakah Anda pernah ditipu di Twitter? Bagikan pengalaman Anda di Twitter, oke?

Terima kasih dan semoga bermanfaat!

Sumber: kompasDan IndonesiaDan komunikasi

Baca juga: Alasan menipu banyak orang di Internet, apa itu?